Kamis, 30 Mei 2013

Posted by Mohammad Nur Udin | File under :
Bola rebound adalah posisi bola muntah yang bisa membahayakan bagi gawang seorang kiper. Apalagi tipikal seorang striker musuh sangat agresif, ini malah lebih berbahaya. Sebenarnya banyak cara yang bisa dilakukan untuk mencegah bola rebound setelah ditepis atau ditinju oleh kiper.

Tapi, Saya sarankan alangkah baiknya jika kita harus menguasai hal dasar sebagai kiper dan juga skill apa saja yang harus ada didalam seorang kiper itu sendiri. Untuk lebih jelasnya, berikut penjelasannya :

1.  Menepis Bola ke Samping

"kalau menepis bola itu kesamping, jangan kedepan" itulah sebuah kata-kata masukan dari teman-teman setelah usai latihan futsal.
Memang, akan lebih aman jika kiper menepis bola kesamping bukan kedepan. Jika kesamping, maka kemungkinan besar bola akan out atau corner. Dan itu lebih baik daripada rebound ke depan.
Atau, jika tidak bisa tepislah atau tinjulah keatas agar bola terpental keatas dan keluar. Jika tidak keluar maka bola akan bisa dikuasai. Dan hal ini menjadi hal penting dalam meminimalis rebound bola.

2. Menangkap Bola

Daripada menepis, memang lebih aman jika bola itu ditangkap dan dikuasai penuh oleh seorang kiper. Maka gawang pun akan aman. Tapi, memang banyak tendangan yang keras dan sangat susah ditangkap. Tapi sebisa mungkin usahakan untuk menangkap bola tersebut.

3. Cepat-Cepat Bangun

Jika dalam menepis terjatuh, maka cepat-cepatlah bangun untuk menghalau serangan berikutnya. Apalagi bola tepisannya tadi mengarah kedepan. Bangunlah dengan cepat dan siapkan diri dengan sigap untuk menghalau serangan berikutnya.

4. Merentangkan Tangan dan Kaki

Jika semua hal diatas tadi sudah tidak bisa dilakukan lagi untuk saves bola dari rebound, maka rentangkan tangan dan kaki untuk mempersempit pergerakan musuh ketika akan rebound selagi menunggu pemain lain membantu kiper.


Nah, itu tadi beberapa tips untuk mengantisipasi rebound yang sangat mungkin terjadi khususnya dalam perfutsalan. Selamat mencoba dan bertanding.

keep saves and cleansheet

0 komentar:

Poskan Komentar